RAPP Bantu Pacu Jalur Tahun 2025  Lebih dari Rp700 Juta

Rabu, 13 Agustus 2025 | 19:06:25 WIB

TELUK KUANTAN  - Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bagian dari APRIL Group kembali turut serta mendukung dan melestarikan Festival Pacu Jalur 2025  di Tepian Narosa, Telukkuantan, Kuantan Singingi, Riau yang akan dihelat 20 sampai 24 Agustus mendatang.

Dukungan dengan menyalurkan bantuan dana senilai Rp350 juta diserahkan secara simbolis kepada Wabup Kuansing, H Muklisin, Selaaa (12/8/25). Wabup saat itu didampingi Asisten I Sekdakab Kuansing, dr. H. Fahdiansyah, SpOG, dan Ketua Umum Panitia Pacu Jalur 2025, Werry Ramadhan Putra.

Penyerahan dana diwakili SHR Manager wilayah Kuansing dan Kampar, Elwan Jumandri, bersama Dy Head of Corporate Communications, Disra Alldrick, beserta SHR Officer, Egri Dwi Putra dan Communications Officer, Jepri.

Total bantuan keseluruhan untuk Festival Pacu Jalur tahun ini dari RAPP mencapai lebih dari Rp700 juta, terdiri dari dukungan pelaksanaan acara, bantuan bagi jalur, dan dukungan lainnya berbentuk uang pembinaan serta bonus tambahan untuk jalur yang disponsori.

Pada  tahun 2025, APRIL juga kembali mensponsori empat jalur. Masing-masing  Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari desa Sikakak Cerenti, Panglimo Hitam Bintang Nagoghi dari Desa Ketaping Jaya Inuman,  Singa Kuantan dari Desa Sungai Pinang, Hulu Kuantan dan Batu Lompatan Harimau Kompe dari Desa Kinali Kuantan Mudik.

Wabup Muklisin, mengapresiasi kontribusi RAPP atau APRIL Group dalam mendukung festival ini. Bantuan ini memberi manfaat bagi kegiatan Pacu Jalur dan keberkahan bagi APRIL.

Wabup juga mengajak masyarakat dan dunia usaha untuk terus melestarikan tradisi budaya yang telah dikenal hingga mancanegara.

Mewakili perusahaan, Elwan Jumandri menegaskan dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat dan melestarikan budaya lokal.

"Pelestarian budaya menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kami. APRIL telah mendukung Pacu Jalur sejak 1994 sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan warisan budaya,” katanya.

Sebagai informasi, tradisi Pacu Jalur bermula pada 1905 saat masa penjajahan Belanda, awalnya sebagai alat transportasi hasil bumi. Perlombaan perahu ini dipersembahkan untuk Ratu Wilhelmina setiap 31 Agustus.

Setelah kemerdekaan, Pacu Jalur menjadi agenda tahunan peringatan Hari Kemerdekaan RI dan kini jadi atraksi pariwisata nasional mendunia.

Selain olahraga tradisional, Pacu Jalur berperan penting dalam menjaga budaya dan kebersamaan masyarakat Kuantan Singingi.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk APRIL, Pacu Jalur terus eksis dan menjadi ikon budaya serta pariwisata Riau.( rls) 

Terkini